Month: July 2008

Menjawab Sebuah Tantangan

Posted on Updated on

Hari ini, aku telah mampu menjawab sebuah tantangan hidup halah, bahasanya. Pergi dan kembali dengan mengendarai kendaraan sendiri dengan jarak yang lumayan jauh dan medan yang katanya menantang. Hampir satu jam perjalanan kutempuh dengan kecepatan sedang. Dengan sedikit was-was, kutengok kedua kaca spion yang melekat di tepi setang. Dan akhirnya, sampai juga ditempat tujuan. Tempat kami melepas lelah setelah berkendara dan melepas penat yang mungkin juga menyerta. Sebuah tempat yang tinggi dimana kami bisa melihat gunung merapi dari jarak yang lebih dekat, Ketep Pass. Disana kami disuguhi pemandangan alam yang begitu indah maklum, aku memang suka melihat sesuatu dari tempat yang tinggi. Selain itu, ada pula deretan kios penjual jagung bakar namun sayangnya aku ga berkesempatan untuk mencicipi nikmatnya jagung bakar yang ada disana. Air yang sangat dingin khas pegunungan tak lupa kusentuh saat di tempat wudlu yang terletak di samping mushola yang berada di tempat rekreasi tersebut.

Setelah puas menikmati pemandangan dan hembusan angin sepoi-sepoi serta berfoto-foto ria, kami melanjutkan perjalanan ke objek wisata selanjutnya yang berupa air terjun Kedung Kayang yang terletak tak jauh dari objek wisata yang pertama tadi. Baru kusadari bahwa aku memang harus lebih sering olah raga, terbukti dengan diriku yang hampir tak mampu kembali ke tempat parkir yang terletak di sebelah atas air terjun. Lelah, benar-benar lelah, tapi syukurlah meski dengan beberapa kali perhentian spontan, akhirnya aku berhasil juga mencapai tempat parkir horeee 🙂 lalu menuju tempat wudlu dan selanjutnya shalat dzuhur berjamaah bersama teman-teman. Setelah itu kami semua bersiap-siap untuk kembali ke basecamp.

“Perjalanan yang melelahkan, namun sarat dengan kebersamaan dan rasa syukur atas kebesaran Tuhan”
Advertisements